Kamis, 04 April 2013

Pemilu Wadah Demokrasi Atau Ajang Judi?

Tidak dipungkiri lagi bahwa keberadaan kondisi Indonesia seperti sekarang ini adalah buah dari politik dan demokrasi. Menurut KBBI, politik adalah (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (spt tt sistem pemerintahan, dasar pemerintahan) atau segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dsb) mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain. Sedangkan Demokrasi adalah (bentuk atau sistem) pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya; pemerintahan rakyat. Akhir-akhir ini pelaksanaan demokrasi di Indonesia mulai tercoreng dengan adanya kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bermoral. Sebut saja politik uang, kecurangan jumlah suara dan berbagai kecurangan lain yang tujuannya hanya untuk kepentingan perorangan dan golongan. Dengan kata lain bisa disebutkan bahwa untuk saat ini sebagai ajang perjudian. Mengeluarkan uang banyak dengan harapan bisa menang dan duduk di kursi pemerintahan untuk segera mengembalikan uang yang telah dikeluarkan untuk biaya pemilu. Asas yang pernah digembar-gemborkan bahwa segalanya tertuju hanya untuk kemakmuran rakyat tampaknya mulai kini terlupakan. Jika saja hal itu dibiarkan, bukan tidak mungkin Indonesia akan segera terpuruk oleh ulah oknum yang tidak bermoral tadi. Oleh karena itu, sudah saatnya pemerintah memberikan sanksi tegas dan menindak oknum-oknum yang ingin berlaku curang entah bagaimanapun itu caranya. Di sisi lain, terciptanya sumber daya manusia tidak terlepas dari sistem pendidikan di Indonesia. Banyak sekali sekolah-sekolah yang hanya mampu mencetak generasi cerdas, pintar dan mampu bersaing di zaman modern ini. Namun sayang, itu semua tidak dilandasi pondasi moral yang kuat, akhirnya kepandaian, kecerdasan yang dimiliki digunakan untuk minteri wong liyo. Hal itulah yang perlu dibenahi dari sistem pendidikan di Indonesia. Untuk sekolah di seluruh Indonesia, marilah menciptakan SDM yang cerdas, pandai, mumpuni, mampu bersaing dalam dunia kerja dan tentunya memiliki kepribadian santun, bermoral. Di akhir tulisan saya ini, semoga pendidikan Indonesia semakin maju.

3 komentar:

  1. Amin bapak semoga terkabul pendidikan indonesia semakin maju sehingga nantinya masyarakat indonesia bisa bersaing ditingkat global..
    wah gimana kabar sekolahku tercinta ini ya ? dengar2 sudah banyak bangunan baru yang berdiri. apa betul Pak Wahib ?
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhmdllh kabarnya baik, iya memang ada beberapa bangunan yang sudah berdiri..Bagaimana kabarnya ni mas Asadin Anhar, dimana ini?

      Hapus
  2. Alhamdulillah baik Bapak, maaf baru buka lagi..
    sekarang saya kuliah disurabaya Bapak..
    wah semoga semakin maju sekolahku tercinta ini
    Amin

    BalasHapus